Simak! 20 Daftar Penyakit Ini Tidak Dicover BPJS Kesehatan

118 views

Daftar Penyakit Tidak Dicover BPJS Kesehatan

Sistem jaminan sosial nasional meliputi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan berfungsi untuk melindungi kesehatan masyarakat Indonesia. Sejak tahun 2014, undang-undang (UU) mewajibkan seluruh warga negara Indonesia (WNI) menjadi anggota BPJS Kesehatan. 

Mirip dengan asuransi, peserta dalam sistem BPJS kesehatan diwajibkan untuk membayar iuran setiap bulan. Peserta dapat berobat gratis di klinik dan rumah sakit mitra BPJS Kesehatan selama status kepesertaannya masih aktif.

Daftar Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan tidak memberikan pertanggungan untuk banyak penyakit dibawah ini. Hal ini sejalan dengan penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 mengenai Jaminan Kesehatan.

  1. Penyakit yang bermanifestasi sebagai wabah atau peristiwa yang tidak biasa.
  2. Prosedur kosmetik dan kecantikan seperti operasi plastik.
  3. Perapihan gigi dengan behel
  4. Penyakit yang disebabkan oleh perilaku kriminal, seperti pelecehan atau penyerangan seksual.
  5. Menyakiti diri sendiri dengan sengaja atau penyakit atau cedera yang berhubungan dengan percobaan bunuh diri.
  6. Penyakit yang disebabkan oleh penyalahgunaan obat-obatan atau alkohol.
  7. Infertilitas atau pengobatan kemandulan.
  8. Penyakit atau cedera yang disebabkan oleh kecelakaan yang tidak dapat dihindari, seperti perkelahian.
  9. Layanan kesehatan disediakan di luar negeri
  10. Obat-obatan dan prosedur medis dianggap percobaan atau percobaan.
  11. Terapi konvensional, komplementer, dan alternatif yang belum terbukti efektif dengan penilaian teknologi kesehatan.
  12. Kontrol kelahiran.
  13. Peralatan medis rumah tangga.
  14. Pelayanan kesehatan yang tidak memenuhi ketentuan hukum, termasuk rujukan yang dilakukan atas permintaan klien dan pengobatan lain yang tidak sesuai dengan pedoman hukum.
  15. Pelayanan kesehatan di fasilitas yang tidak bermitra dengan BPJS Kesehatan, kecuali terjadi keadaan darurat.
  16. Santunan pengobatan untuk sakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau perselisihan perburuhan yang telah ditanggung oleh program asuransi kecelakaan kerja atau dibayar oleh pemberi kerja
  17. Tunduk pada golongan hak perawatan Peserta, Program Asuransi Kecelakaan Lalu Lintas menyediakan layanan medis yang diperlukan sampai dengan biaya yang dikeluarkan oleh program.
  18. Pelayanan kesehatan tertentu yang terkait dengan Polri, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kementerian Pertahanan
  19. Pelayanan kesehatan diselenggarakan dalam kerangka pelayanan sosial.
  20. Layanan sebelumnya dicakup oleh program lain 
  21. Layanan tambahan yang ditawarkan tidak terkait dengan yang ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Sementara ini, BPJS Kesehatan telah memastikan dan memastikan bahwa semua kategori biaya operasi bedah dan non-bedah ditanggung oleh layanan kesehatan rujukan tingkat atas.

Perawatan rawat jalan tingkat lanjut (RJTL) dan rawat inap tingkat lanjut adalah dua contoh rujukan tindak lanjut (RITL). Selama pasien mendapat surat pengantar dari dokter bedah, ia diperbolehkan menggunakan fasilitas ini

Baca Juga :

Operasi yang Ditanggung BPJS

Berikut ini beberapa operasi atau tindakan medis yang dicover oleh BPJS Kesehatan, yaitu: 

  • Operasi caesar
  • Pengangkatan kista
  • Operasi miom
  • Pengangkatan tumor
  • Prosedur odontektomi
  • Pencabutan gigi
  • operasi usus buntu
  • Pengangkatan batu empedu
  • Terapi penglihatan
  • Prosedur vaskular
  • Operasi amandel
  • Penghapusan katarak
  • Perbaikan hernia
  • Pengobatan kanker
  • Pengangkatan kelenjar getah bening
  • Operasi pencabutan pen
  • Tindakan operasi untuk mengganti sendi lutut
  • Operasi timektomi

Cara Cek BPJS Kesehatan Lewat Aplikasi Mobile JKN

Aplikasi JKN Mobile dapat digunakan untuk mengecek di smartphone apakah BPJS Kesehatan beroperasi atau tidak. Namun, pastikan pengguna sudah mengunduhnya terlebih dahulu dari Google Play Store atau App Store.

Selanjutnya, pemain perlu membuat akun. Peserta dapat melakukan verifikasi status kepesertaan cukup dengan login kembali ke BPJS jika memang demikian

Aplikasi Mobile JKN dapat digunakan untuk keperluan tambahan selain pengecekan BPJS secara online, seperti pengecekan tagihan BPJS atau mencari institusi medis (faskes) terdekat. Berikut cara menggunakan aplikasi JKN Mobile untuk cek status BPJS.

  • Download aplikasi seluler JKN.
  • Login dengan password dan nomor terdaftar NIK atau BPJS Kesehatan.
  • Lengkapi captcha seperti yang diperintahkan.
  • Pilih menu 'Informasi peserta'.
  • Aktif atau tidaknya kepesertaan Anda akan ditampilkan.

Cek BPJS Melalui Telepon 165

Peserta dapat melakukan pengecekan status kepesertaan selain menggunakan Aplikasi Mobile JKN dengan menghubungi Care Center 165 dari perangkat mobile. Namun, sebelum melakukan panggilan ini, pastikan pulsa mencukupi.

Berikut cara menggunakan Care Center 165 untuk mengetahui apakah BPJS sudah beroperasi atau tidak.

  • Tekan (165) Pusat Bantuan.
  • Tipe 1 terkait dengan layanan
  • Tentukan layanan negara Anda milik Anda.
  • Masukkan nomor NIK atau BPJS.
  • Masukkan tanggal lahir peserta
  • Status kepesertaan Anda, aktif atau tidak, akan diungkapkan.

Cara Cek BPJS Melalui Chika

Melalui layanan Chika, peserta juga dapat mengetahui cara mengetahui BPJS Kesehatan aktif atau tidak. Peserta cukup memilih jenis layanan Chika dengan menghubungi nomor 08118750400. 

  • Ngobrol dengan Chika tentang jenis layanan yang Anda pilih.
  • Pilih "Periksa status peserta" dari menu.
  • Masukkan nomor NIK atau BPJS Kesehatan Anda.
  • Masukan tanggal lahir 
  • Aktif atau tidaknya kepesertaan Anda, BPJS Kesehatan akan memberikan informasi mengenai hal tersebut.

Nah, itu dia informasi seputar Daftar Penyakit Ini Tidak Dicover BPJS Kesehatan. Semoga bermanfaat.

Tags: #BPJS #BPJS Kesehatan #daftar penyakit yang tidak ditanggung bpjs #Kesehatan #penyakit yang tidak ditanggung bpjs

Rumah Sakit Container