Kenali 4 Cara Penularan Hiv Aids Di Tengah Kasus Meningkat

81 views

Kenali 4 Cara Penularan Hiv Aids Di Tengah Kasus Meningkat

Cara penularan hiv aids harus dipahami oleh setiap masyarakat, agar kasus penyebaran virus tidak semakin bertambah. Pada Juni 2022, Kementerian Kesehatan Indonesia melaporkan 522.674 kasus HIV di Indonesia. Dengan hampir 100.000 kasus, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah kasus terbanyak.

Data kasus HIV AIDS di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun, meskipun cenderung fluktuatif. Tingkat HIV selama periode tersebut ditentukan oleh faktor risiko, khususnya:

  • Heteroseksual berjumlah 28,1%
  • Homoseksual sebanyak 18,7%
  • Pecandu narkoba menggunakan jarum suntik di angka 3,7%
  • 33,4 % tidak diketahui
  • Lainnya terdiri 16%

Menurut data yang dikumpulkan oleh Kementerian Kesehatan sejak 2010, kelompok usia 25 hingga 49 tahun terus memiliki prevalensi HIV tertinggi (70,7%), diikuti oleh kelompok usia 20 hingga 24 tahun (15,7%) dan di atas 50 tahun ( 7,1%).

Baca Juga : Waspada Bercinta Setelah Operasi Caesar, Ini 5 Tipsnya!

Pengertian HIV AIDS

hiv aids adalah

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus penyebab infeksi yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, sehingga lebih rentan terhadap penyakit dan infeksi.

Suatu kondisi yang dikenal sebagai AIDS (acquired immunodeficiency syndrome) adalah kondisi di mana infeksi HIV telah mencapai tahap paling lanjut. Ketika seseorang mengidap AIDS, tubuh mereka tidak mampu melawan infeksi yang dihasilkannya.

Perkembangan penyakit dapat diperlambat dengan minum obat tertentu, yang memungkinkan orang dengan HIV menjalani kehidupan normal. Disamping itu, edukasi mengenai cara penularan HIV AIDS harus dipahami untuk mencegah lonjakan kasus baru.

HIV tidak dapat ditularkan melalui air liur, keringat, kontak, ciuman atau gigitan nyamuk. Virus ini dapat menyebar dengan berbagi jarum dan alat suntik, serta melalui kontak dengan cairan tubuh seperti cairan vagina atau air mani selama aktivitas seksual.

Virus yang dikenal sebagai HIV menyerang sistem kekebalan tubuh dan bisa berakibat fatal jika tidak diobati dan menular dalam beberapa situasi. Untuk menghentikan penyebaran penyakit ini, penting untuk memahami bagaimana HIV ditularkan.

4 Cara Penularan HIV AIDS

cara penularan hiv aids

Virus HIV dapat menginfeksi siapa saja, termasuk bayi yang lahir dari ibu HIV-positif. Karena HIV pada dasarnya dapat ditularkan melalui cairan tubuh seperti darah, air mani, cairan vagina dan air susu ibu. Berikut beberapa cara penularan HIV AIDS yaitu:

  1. Seks

Kontak seksual tanpa pengaman dapat mengakibatkan penularan HIV melalui seks vaginal, anal, atau oral. Seseorang yang sering berganti pasangan dalam aktivitas seksual juga lebih mungkin untuk tertular HIV.

  1. Penggunaan Jarum

Jarum yang terkontaminasi darah orang HIV-positif dapat menyebarkan virus. Anda berisiko terkena penyakit seperti HIV dengan berbagi jarum suntik atau menggunakan jarum bekas.

  1. Hamil, Melahirkan atau Menyusui

Cara penularan HIV AIDS berikutnya yaitu kondisi hamil, melahirkan, ataupun menyusui pada Ibu dengan kondisi HIV-positif. Untuk mengurangi risiko penularan HIV ke janin Anda, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda adalah pasien HIV yang sedang hamil.

  1. Transfusi Darah

Darah mungkin merupakan cara penularan HIV AIDS berikutnya. Transfusi darah dan jarum suntik yang terkontaminasi adalah dua cara penyebaran HIV. Untuk mencegah transfusi darah menjadi sarana penyebaran HIV dan penyakit menular lainnya, maka proses transfusi juga memerlukan tahapan penyaringan.

Baca Juga : Simak! Jenis Alat Kontrasepsi Serta Cara Memilih Yang Tepat

4 Tips Mencegah Penyebaran HIV

tips mencegah hiv

Setelah memahami cara penularan HIV AIDS, Anda dapat mencegahnya dengan menerapkan beberapa tindakan yang dapat Anda lakukan untuk menghentikan penularan HIV, antara lain:

  1. Menggunakan Kondom Saat Berhubungan Seks

Gunakan kondom setiap kali Anda melakukan hubungan seks vaginal, anal, atau oral jika Anda tidak yakin dengan status HIV pasangan Anda. Anda dapat menggunakan kondom wanita jika Anda seorang wanita.

  1. Hindari Aktivitas Seksual Berisiko

Seks anal merupakan aktivitas seksual dengan risiko penularan HIV tertinggi, selain tidak menggunakan kondom. Baik mereka yang melakukan seks anal dan mereka yang menjadi target berisiko tertular HIV, meskipun kelompok yang terakhir lebih rentan. Oleh karena itu, dianjurkan untuk menggunakan kondom dan melakukan hubungan seks yang aman untuk mencegah penularan HIV.

  1. Gunakan Jarum Suntik Baru

Jarum dapat digunakan untuk berbagai prosedur, termasuk tato, tindik, dan suntik obat atau vaksin seperti vaksin COVID-19. Pastikan Anda menggunakan jarum suntik yang segar dan steril untuk mencegah penyebaran HIV.

  1. Terapkan pre-exposure prophylaxis (PrEP)

PrEP merupakan cara bagi orang yang berisiko tinggi tertular HIV untuk mencegahnya dengan mengonsumsi obat antiretroviral, seperti:

  • Orang yang memiliki pasangan HIV-positif
  • Pengguna jarum berbahaya
  • Mereka yang secara teratur melakukan hubungan seks tanpa kondom
  • Individu yang aktif secara seksual yang memiliki IMS dalam enam bulan terakhir

Demikianlah informasi seputar 4 Cara Penularan Hiv Aids Di Tengah Kasus Meningkat. Salah satu tantangan dalam pencegahan dan pengendalian HIV adalah kurangnya pengetahuan tentang seks yang aman dan penularan HIV.

Tags: #bagaimanakah cara penularan hiv aids #cara penularan HIV AIDS #hiv aids #pencegahan hiv aids

Rumah Sakit Container