Berikut 5 Pertolongan Pertama Korban Tenggelam Yang Wajib

53 views

Tenggelam merupakan kecelakaan berisiko tinggi yang dapat mengakibatkan kematian. Pasalnya, korban tenggelam seringkali kesulitan meminta bantuan agar tidak menarik perhatian orang di sekitarnya. Sedangkan jika tidak segera mendapat pertolongan, kemampuan korban untuk bernapas di dalam air bisa semakin bermasalah. Oleh karena itu, sangat penting untuk mewaspadai dan segera menanggapi korban tenggelam.

5 Pertolongan Pertama Korban Tenggelam

Berenang, berselancar, menyelam, dan snorkeling adalah olahraga air yang menyenangkan. Siapapun, bagaimanapun, bisa tenggelam saat berpartisipasi dalam kegiatan yang berhubungan dengan air. Orang yang bisa berenang bisa tenggelam jika tidak menggunakan teknik berenang yang benar. Tenggelam bisa berakibat fatal karena air bisa masuk ke paru-paru melalui hidung dan mulut, menutup saluran udara.

Ketika air menyumbat saluran udara korban, mereka dapat menderita gagal napas dan kehilangan kesadaran. Tentu saja, jika bantuan datang terlambat, itu bisa berakibat fatal. Namun, ketika menyaksikan seseorang tenggelam, Anda perlu berhati-hati. Saat memberikan pertolongan pertama kepada individu yang tenggelam, Anda perlu mengingat keselamatan Anda. Agar aman, ikuti petunjuk pertolongan pertama untuk korban tenggelam ini.

5 Cara Menolong Korban Tenggelam

  1. Mencari Bantuan

korban tenggelem

Hal pertama yang harus Anda lakukan jika melihat seseorang tenggelam adalah berteriak meminta perhatian orang di dekatnya. Juga, mintalah bantuan dari petugas keamanan di tempat atau hubungi 911 untuk keadaan darurat. Bahkan jika Anda bisa berenang, Anda tidak boleh melompat ke air untuk membantu orang yang tenggelam.

Sementara Anda menunggu bantuan, gunakan tongkat panjang, tali, gelang renang, atau benda lain di dekatnya untuk menyeret orang itu ke tanah. Jika memungkinkan, Anda juga bisa mencoba menjangkau korban dengan tangan. Saat mencoba menyelamatkan korban dari air, bersikaplah tenang dan tenang.

Baca Juga : 7 Cara Mengatasi Sesak Nafas Tanpa Obat Di Rumah

  1. Menarik Korban Keluar Dari Air

menarik korban tenggelam keluar dari air

Satu-satunya cara aman untuk membantu orang yang tenggelam saat berenang, menurut Federasi Palang Merah Internasional, adalah untuk dilakukan oleh personel terlatih atau orang dengan keterampilan berenang yang luar biasa.

Jika keadaan memaksa Anda untuk berenang lebih dekat, pastikan Anda mampu berenang dan membawa penderita kembali ke tempat yang aman.

Hal lain yang perlu diingat adalah memiliki peralatan renang yang memadai, seperti pelampung atau tali. Pastikan orang lain ada di sana untuk membantu Anda membawa korban ke tanah. Saat berenang untuk membantu orang yang tenggelam, dekati orang tersebut dengan tenang dari belakang.

Saat Anda membawa korban ke darat, pegang tubuhnya dengan kuat di tempatnya dengan menopang bagian bawah lehernya di atas permukaan air. Jaga agar leher dan kepala korban ditopang saat mengeluarkannya dari air untuk menghindari cedera leher dan kepala.

  1. Cek Pernapasan Korban

cek pernapasan korban

Segera setelah Anda menarik korban yang tenggelam keluar dari air, letakkan mereka di tempat yang aman dan datar dalam posisi terlentang. Lepaskan pakaian basah dan tutupi orang tersebut dengan kain hangat, handuk, atau selimut secepat mungkin.

Setelah itu, angkat kepala sedikit ke atas. Namun, jika Anda mencurigai adanya cedera leher atau kepala, hindari mengangkat kepala dan membuka rahang sedikit. Tempatkan telinga Anda dekat dengan bibir dan hidung korban dan rasakan hembusan udara untuk melihat apakah mereka bernapas. Perhatikan apakah dada korban bergerak naik turun untuk melihat apakah ia masih bernafas. Periksa nadi selama 10 detik jika subjek tidak bernapas.

Dalam urutan berikut, beri pasien yang tenggelam 5 napas bantuan.

  • Letakkan bibir yang mengerucut di atas mulut orang tersebut dan cubit hidungnya.
  • Bernapaslah secara normal dan perlahan hembuskan udara ke dalam mulut Anda (1-2 detik setiap kali).
  • Jika Anda berurusan dengan anak di bawah usia satu tahun, cukup tutup bibir dan hembuskan napas melalui hidung tanpa menekannya.

Periksa untuk melihat apakah dada korban naik dan turun sebelum memulai napas bantuan berikutnya.

Jika orang tersebut muntah, miringkan kepalanya dengan lembut ke belakang untuk menghindari tersedak.

  1. Lakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) Secara Manual

pertolongan pertama tenggelam

Jika orang tersebut tidak responsif dan tidak bernapas setelah dibawa ke tanah, mulailah CPR (resusitasi jantung paru) atau resusitasi jantung paru segera. CPR dapat dilakukan tanpa terlebih dahulu memberikan pernapasan buatan dengan memberikan tekanan langsung pada dada.

Ini adalah pendekatan CPR untuk membantu menenggelamkan orang dewasa dan anak-anak di atas usia satu tahun, yaitu:

  • Tempatkan pergelangan tangan bawah dari satu tangan di tengah dada korban dan tangan lainnya di atas.
  • Tangan harus ditekan sekitar 5 cm. Pastikan rusuknya tidak ditekan.
  • Kompres dada Anda 30 kali dengan kecepatan setidaknya 100 kompresi per menit.
  • Biarkan dada Anda terangkat sepenuhnya sebelum menerapkan kembali tekanan.
  • Periksa apakah pasien bereaksi atau bernapas.

Sementara itu, berikut adalah beberapa teknik CPR untuk anak kecil di bawah usia satu tahun yang tenggelam, yaitu:

  • Pegang tulang dada dengan dua jari.
  • Pada kedalaman 1-2 sentimeter, tekan ke bawah (cm). Pastikan Anda tidak mendorong ujung tulang dada Anda.
  • Kompres dada Anda 30 kali dengan kecepatan setidaknya 100 kompresi per menit.
  • Di antara kompresi, biarkan dada Anda terangkat sepenuhnya.
  • Periksa apakah pasien bernafas.
  • Ambil dua napas cepat diikuti dengan 30 kompresi dada jika orang tersebut masih tidak bernapas.

Lanjutkan pola ini sampai korban mulai bernapas atau bantuan medis tiba. Setelah CPR, orang tersebut harus segera menemui dokter untuk menyingkirkan komplikasi atau kerusakan organ.

  1. Hangatkan Tubuh

hangatkan tubuh

Saat korban sadar dan kondisi memungkinkan, pindahkan jenazah ke tempat yang kering dan hangat untuk beristirahat. Namun, jangan langsung membasuh korban dengan air hangat atau memijat kakinya jika gemetar.

Jaga agar tubuh Anda tetap hangat dan kering dengan menambahkan selimut atau pakaian hangat. Selalu temani dan pantau tanda-tanda vital seperti nadi dan pernafasan serta respon korban tenggelam sampai pertolongan medis tiba.

Hal terpenting saat memberikan pertolongan pertama pada korban tenggelam adalah tetap tenang. Jangan sampai terluka saat membantu korban tenggelam. Dengan cara ini, Anda dapat berpikir jernih dan mencari bantuan di sekitar Anda, apakah menggunakan alat bantu atau meminta bantuan personel yang berkualifikasi.

Demikianlah penjelasan seputar 5 Pertolongan Pertama Korban Tenggelam Yang Wajib. Pastikan Anda memiliki keahlian dalam berenang sebelum memutuskan untuk masuk ke kolam renang atau mencoba berenang di sungai, dll.

Tags: #korban tenggelam #pertolongan pertama #pertolongan pertama tenggelam

Rumah Sakit Container