Sedang Hamil Tua? Ini 6 Posisi Yang Aman Berhubungan Seks

306 views

Sedang Hamil Tua? Ini 6 Posisi Yang Aman Berhubungan Seks

Banyak pasangan yang sedang hamil tua namun ingin tetap melakukan hubungan intim. Seks memang tidak diragukan lagi adalah salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan hubungan pasangan. Aktivitas seksual, di sisi lain, cenderung menurun ketika pasangan sedang hamil.

Hal ini karena seks diduga mengganggu perkembangan janin dalam kandungan. Apalagi jika wanita tersebut berada di trimester ketiga atau sedang mengandung. Tidak akan ada banyak posisi seks yang tersedia bagi mereka. Lantas, apakah boleh berhubungan seks saat hamil? Seks umumnya aman selama kehamilan bila dokter atau bidan Anda tidak melarangnya.

Bayi dalam kandungan tidak akan dirugikan oleh seks. Karena penis laki-laki tidak bisa masuk ke luar saluran vagina, janin tidak akan dirugikan. Namun, tak perlu dikatakan bahwa ada situasi ibu tertentu selama akhir kehamilan di mana tidak disarankan untuk melakukan hubungan seksual karena bahaya yang ditimbulkannya.

Apakah Boleh Berhubungan Saat Hamil Tua?

hamil tua

Berikut ini adalah kondisi yang tidak boleh dilakukan ibu saat hamil tua.

  1. Pendarahan 

Setiap perdarahan pada trimester ketiga harus diperiksa oleh dokter atau bidan. Jika Anda pernah mengalami pendarahan vagina, Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum melanjutkan aktivitas seksual, karena seks dapat membawa bahaya tambahan.

  1. Cairan Ketuban Yang Pecah

Ketika cairan ketuban bocor, perlindungan bayi terhadap infeksi dan mikroorganisme di dalam rahim terganggu. Sebagian besar ketuban pecah selama kala satu atau dua persalinan, namun dapat juga terjadi lebih awal dari indikator persalinan lainnya. Air dapat terurai sebelum 37 minggu, meskipun hal ini jarang terjadi. Karena itu, Anda harus berhati-hati pada saat hamil tua. 

  1. Serviks Melebar

Sebaiknya hindari hubungan seks jika wanita tersebut memiliki serviks yang lemah yang mulai melebar terlalu cepat (insufisiensi serviks).

  1. Tanda-Tanda Kelahiran Prematur Muncul

Jika ibu menunjukkan tanda-tanda persalinan prematur, seperti lebih banyak cairan dari biasanya, tekanan di daerah panggul, atau lebih dari empat kontraksi per jam, hentikan hubungan seks.

  1. Plasenta Previa

Jika Anda saat ini sedang hamil tua serta menderita plasenta previa, suatu kondisi di mana plasenta tersangkut sangat rendah di dalam rahim, menghalangi leher rahim dan menyebabkan pendarahan dan kesulitan lainnya. Maka Anda harus menghindari untuk berhubungan intim terlebih dahulu. 

Demikian penjelasan mengenai 5 Kondisi Yang Harus Dihindari Untuk Berhubungan Seks Saat Hamil Tua.  Para calon Ibu harus memperhatikan kondisi kesehatan janin dan melakukan aktivitas seksual selama akhir kehamilan. Namun, jika Anda tidak memiliki gejala diatas, maka terdapat beberapa posisi seks yang baik Anda terapkan pada saat kehamilan besar. 

6 Posisi Seks Saat Hamil Tua

posisi seks

Suka atau tidak suka, Anda dan pasangan perlu menyesuaikan pendekatan seks yang aman pada saat istri hamil tua. Berikut beberapa posisi untuk interaksi intim yang bisa Anda dan pasangan lakukan selama kehamilan.

  1. Berhadapan

Suami istri berbaring berdampingan, saling berhadapan, dalam posisi berdampingan. Anda kemudian dapat menangguhkan kaki kiri Anda di atas tubuh suami Anda. Posisi ini, selain cocok untuk wanita hamil, tapi juga meningkatkan keintiman dengan pasangan Anda dengan memungkinkan Anda dan suami untuk berhubungan satu sama lain.

  1. Tepi Tempat Tidur

Postur yang terkait adalah tepi tempat tidur, yang dilakukan di tepi tempat tidur. Pada intinya, posisi ini mirip dengan misionaris klasik. Pada posisi ini, suami harus berlutut di tepi tempat tidur. Saat hamil besar, perut pun akan memiliki ukuran yang besar, maka posisi ini aman untuk dilakukan. Posisi tepi tempat tidur benar-benar nyaman dan meredakan tekanan perut. Sediakan bantal untuk mengistirahatkan kaki suami agar ia pun merasa nyaman.

  1. Woman On Top

Saat Anda hamil, ini adalah postur terbaik. Karena Anda mungkin mengubah intensitas interaksi intim Anda untuk membuat Anda merasa lebih nyaman. Jika Anda terlalu lelah untuk "menyetir", minta suami Anda untuk menggerakkan pinggulnya sambil memegangi kakinya.

  1. Reverse Cowgirl

Posisi ini mirip dengan menunggang kuda dan dicapai dengan duduk di tubuh pasangan berbaring, dengan punggung menghadap wajah pasangan. Paha menopang perut yang membesar dalam posisi ini, sementara kedua tangan dapat membantu menopang punggung.

  1. Duduk Di Kursi

Interaksi intim bisa lebih intens ketika kursi digunakan sebagai media yang nyaman. Biarkan suami duduk di kursi dan kemudian istri duduk di pangkuan suaminya. Anda bisa memeluk suami dengan erat saat dalam posisi ini. Tempatkan kursi di dekat dinding atau benda lain yang dapat membantu Anda bangkit dan bergerak di pangkuan suami Anda.

Tags: #hamil tua #Kehamilan #posisi seks #posisi seks saat hamil tua

Rumah Sakit Container