8 Makanan Pemicu Kanker, Hati-Hati Sering Kita Makan

96 views

8 Makanan Pemicu Kanker, Hati-Hati Sering Kita Makan

Salah satu unsur yang dapat mempengaruhi perkembangan sel kanker adalah nutrisi. Makanan pemicu kanker dibawah ini kerap kali tak disadari orang dan sering dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari. 

Jika seseorang tinggal di kota dengan tingkat polusi tinggi, ini sangat berisiko. Polusi dan pencemaran bahan kimia dapat merusak sel-sel dalam tubuh dan mempengaruhi kesehatan. Karena itu, kanker dapat menyebar dengan cepat.

Untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan efisiensi penyembuhan, sangat penting untuk mendapatkan diagnosis dini kanker dari fasilitas medis terdekat. Selain itu, orang dapat melindungi diri mereka sendiri dengan menghindari makanan yang menyebabkan kanker.

Baca Juga : 9 Manfaat Kayu Bajakah, Kayu Anti Kanker yang Langka

8 Makanan Pemicu Kanker yang Harus Diwaspadai Sejak Dini

makanan pemicu kanker, kanker, penyebab kanker

Terdapat beberapa daftar makanan berikut yang meningkatkan risiko kanker Anda:

  1. Daging Olahan

Meskipun daging olahan yang mengandung bahan pengawet kimia dapat menyebabkan kanker kolorektal dan lambung, daging merupakan sumber protein yang kaya.

Selain itu, mengasapi daging untuk mengawetkannya meningkatkan risiko terkena kanker. Hal ini disebabkan adanya polutan karsinogenik yang disebut hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) dalam daging asap.

  1. Makanan Kaleng

Makanan pemicu kanker berikutnya ini berupa makanan kaleng. Sebagian besar kaleng memiliki lapisan Bisphenol A (BPA). Produk plastik seperti botol dan kotak makan sering dibuat dengan bahan kimia sintetis BPA. Anda berisiko terkena kanker payudara atau prostat jika senyawa ini menumpuk di tubuh Anda. Faktanya, penelitian pada tikus menunjukkan bahwa BPA dapat mengubah sel-sel otak.

  1. Gorengan Tepung

Acrylamide adalah zat yang dapat menyebabkan kanker dan merusak DNA atau membunuh sel-sel dalam tubuh. Saat makanan bertepung dimasak dengan suhu tinggi, seperti saat menggoreng atau memanggang, bahan-bahan ini tercipta.

Obesitas dan diabetes tipe 2 juga dipengaruhi oleh banyak mengkonsumsi gorengan. Kedua keadaan ini meningkatkan risiko kanker pada manusia dengan menyebabkan stres oksidatif dan peradangan.

  1. Makanan Kaya Karbohidrat dan Gula

Tentu saja, makanan pemicu kanker ini tidak mungkin dipisahkan dari apa yang dikonsumsi penduduk Indonesia setiap hari. Tapi tahukah Anda? Makanan manis dan karbohidrat olahan, seperti roti, nasi putih, dan sereal manis ternyata dapat meningkatkan risiko kanker.

Hal tersebut diperjelas dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2020 yang menyatakan bahwa risiko diabetes tipe 2 dan obesitas yang terkait dengan makanan tertentu dapat meningkatkan peradangan dan stres oksidatif.

  1. Ikan Asin

Penyimpanan garam berdampak pada produksi nitrosamin yang bersifat karsinogen. Senyawa ini kemudian mendorong perkembangan sel kanker di lambung dan nasofaring. Selain itu, makanan ini dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri H. pylori, yang dapat menyebabkan infeksi dan tukak lambung.

  1. Makanan yang Terlalu Matang

Beberapa orang menyukai rasa khas yang berasal dari makanan yang terlalu matang. Namun, digoreng atau dibakar, tingkat kematangannya pun tinggi bisa memicu kanker.

Orang dapat beralih memasak pada suhu yang lebih rendah untuk waktu yang lebih lama untuk mengurangi bahaya ini.

  1. Daging Merah

Daging merah memang sudah banyak diketahui orang sebagai makanan pemicu kanker. Protein dan mineral berlimpah dalam daging merah seperti daging sapi, babi dan domba. Sayangnya daging merah juga mengandung kolesterol dan lemak jenuh dalam jumlah tinggi. Pola makan tinggi daging merah dapat meningkatkan kemungkinan berkembangnya beberapa jenis kanker, termasuk kanker prostat, kanker pankreas, dan usus besar.

Jika daging merah dimasak dengan cara dipanggang, dibakar atau digoreng, maka resiko kanker akan meningkat. Anda lihat, teknik pemrosesan yang berbeda ini dapat menyebabkan sintesis bahan kimia atau molekul karsinogenik.

Namun, ini tidak berarti bahwa daging merah tidak boleh dimakan. Anda boleh makan daging asalkan asupannya terkendali dan diolah dengan cara yang sehat. Disarankan sekitar 70 gram daging merah dan produk daging olahan per hari. Sedangkan mengukus atau merebus daging merupakan cara sehat mengolahnya di dapur.

  1. Alkohol

Tidak hanya makanan pemicu kanker, namun minuman atau makanan yang mengandung alkohol juga berbahaya. Konsumsi alkohol menyebabkan hati mengubah alkohol menjadi asetaldehida, zat yang dikaitkan dengan kanker. Zat-zat tersebut juga dapat merusak kinerja sistem kekebalan tubuh sehingga lebih sulit bagi tubuh untuk membuang sel-sel pra-kanker. Mengingat hal ini, minum terlalu banyak alkohol dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, payudara, usus besar, pankreas, dan hati.

Cara Mencegah Penyakit Kanker

cara mencegah penyakit kanker

Selain memahami beberapa makanan pemicu kanker, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit kanker meliputi:

  • Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang. Ini termasuk mengkonsumsi banyak buah-buahan, sayuran, dan bahan makanan nabati lainnya, serta mengurangi atau menghindari makanan yang tinggi lemak, kalori, garam, dan yang dimasak dengan cara yang menghasilkan produk pengoksidasi.
  • Menjaga berat badan ideal. Obesitas atau kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko terkena kanker, terutama kanker usus besar, payudara, dan pankreas.
  • Melakukan aktivitas fisik secara teratur. Aktivitas fisik dapat membantu menurunkan risiko kanker, terutama kanker payudara dan usus besar. Disarankan untuk melakukan aktivitas fisik sekurangnya 30 menit setiap hari.
  • Hindari rokok dan alkohol. Merokok dan mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko terkena kanker, terutama kanker paru-paru, mulut, tenggorokan, dan hati.
  • Perlindungan terhadap sinar matahari. Sinar matahari dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit, sehingga disarankan untuk menggunakan tabir surya dengan faktor perlindungan yang tinggi, serta menghindari paparan langsung terhadap sinar matahari pada jam-jam terik.
  • Menjaga kebersihan pribadi. Menjaga kebersihan pribadi dapat membantu mencegah infeksi yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker. Ini termasuk mencuci tangan secara rutin, menjaga kebersihan alat kelamin, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Demikianlah informasi seputar 8 Makanan Pemicu Kanker, Hati-Hati Sering Kita Makan. Sebagai pencegahan, terapkan pola makan yang sehat dan seimbang. Selain itu, masyarakat bisa mengganti nasi putih dengan beras merah atau oat untuk menghindari diabetes dan obesitas. 

Penting untuk menjauhi makanan dan minuman penyebab kanker di atas. Selain itu, jangan lupa untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga, berhenti merokok, dan rutin memeriksakan kesehatan ke dokter.

Tags: #cara mencegah penyakit kanker #makanan penyebab kanker

Rumah Sakit Container