Amankah Pasien Isoman Untuk Menunaikan Ibadah Puasa?

221 views

Amankah Pasien Isoman Untuk Menunaikan Ibadah Puasa?

Bagi umat muslim di bulan Ramadhan, tentunya akan menjalankan ibadah puasa. Ibadah tahunan ini akan dirayakan oleh orang tua, remaja, dan bahkan anak kecil. Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Ramadhan jatuh di tengah pandemi COVID-19 selama dua tahun terakhir. Bagaimana dengan pasien isoman yang dinyatakan positif COVID-19? Apakah puasa diperbolehkan untuk mereka? 

Bolehkah Pasien Isoman Menunaikan Ibadah Puasa? 

isoman boleh puasa

Puasa adalah salah satu ibadah dalam Islam yang merupakan tindakan untuk melibatkan menahan lapar dan haus untuk jangka waktu tertentu. Ada beberapa orang yang dikecualikan dari melakukan ibadah ini, seperti mereka yang sedang dalam perjalanan (musafir),lanjut usia, wanita hamil dan orang yang terkendala karena sakit. 

Virus COVID-19, seperti yang Anda ketahui, dapat menginfeksi siapa saja, apalagi sekarang telah muncul versi baru Omicron yang memiliki tingkat penularan lebih cepat daripada varian COVID-19 yang ada.

Bagaimana jika Anda terkena COVID-19 dan perlu berpuasa saat isoman? Pasien COVID-19 (OTG) ringan atau tanpa gejala dapat berpuasa selama Ramadhan selama kondisinya memungkinkan, menurut Dr Vito A. Damay, spesialis penyakit jantung dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Baca Juga : Puasa Sebentar Lagi, Tingkatkan Imun Dengan 7 Tips Ini! 

Pasien dengan OTG dan gejala ringan memiliki sistem kekebalan yang lebih kuat, yang memungkinkan mereka untuk melawan virus di dalam tubuh mereka tanpa gejala. Anda tetap bisa berpuasa jika kamu penderita OTG atau memiliki gejala ringan.

Puasa selama Ramadhan telah terbukti memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan kekebalan tubuh. Puasa secara teratur dapat memulihkan sel-sel sistem kekebalan tubuh. Saat berpuasa, tubuh akan mulai menyimpan energi dengan berbagai cara, salah satunya dengan menghancurkan sel-sel kekebalan yang sudah tua atau rusak. Tapi jangan panik karena tubuh Anda akan segera merespon dan menghasilkan sel kekebalan baru, sehingga terjadi peningkatan jumlah sel kekebalan yang Anda miliki.

Meskipun puasa umumnya dianggap aman, Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukannya untuk menghindari konsekuensi yang tidak menyenangkan. Jika kondisi Anda memburuk saat berpuasa, sebaiknya berbuka agar kondisi fisiologis Anda tidak memburuk.

Obat Isoman Yang Aman Untuk Perut Kosong Dikala Puasa 

Menurut pedoman protokol COVID-19 Kementerian Kesehatan, pasien tanpa gejala (OTG) tidak perlu menggunakan obat isoman COVID-19 melainkan harus mengonsumsi multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Puasa juga bisa menjadi obat isoman yang ampuh jika Anda makan makanan yang bergizi, banyak minum air putih, dan istirahat yang cukup. Tubuh membutuhkan banyak energi untuk melawan virus. Akibatnya, mengikuti diet seimbang saat berpuasa sangat penting untuk berfungsinya sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga : 5 Menu Buka Puasa Sehat & Lezat Yang Mudah Dibuat! 

Ayam dan telur harus dilengkapi dengan lebih banyak protein dan serat, seperti sayuran dan probiotik. Minum air putih 2,5 liter sehari dan istirahat yang cukup (8-9 jam sehari). Jika Anda memiliki gejala ringan, dokter mungkin akan meresepkan antivirus, antibiotik, atau obat untuk nyeri dan demam, di antara obat isoman COVID-19 lainnya. 

Selain obat-obatan, terdapat juga vitamin yang wajib Anda konsumsi setiap hari. Vitamin C dan Vitamin D merupakan multivitamin yang dianjurkan, sesuai standar pengelolaan Kementerian Kesehatan, dengan Vitamin C 1000 mg dan Vitamin D 1000 IU per hari. 

Demikianlah penjelasan mengenai Amankah Pasien Isoman Untuk Menunaikan Ibadah Puasa?. Jika Anda harus menjalani puasa dengan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan, Anda dapat berkonsultasi pada dokter untuk memastikan bahwa Anda mampu menjalani ibadah puasa.

Tags: #ibadah puasa #isoman #isoman boleh puasa #puasa #puasa 2022

Rumah Sakit Container