Jangan Asal Beli Susu Ibu Hamil, Ini 5 Gizi Yang Harus Ada

136 views

Jangan Asal Beli Susu Ibu Hamil, Ini 5 Gizi Yang Harus Ada

Protein, kalsium, vitamin D, asam folat, dan yodium adalah nutrisi penting untuk kesehatan ibu hamil dan janin. Nutrisi ini dapat diperoleh melalui susu ibu hamil selain dari makanan.

Bagi ibu hamil, susu merupakan sumber kalsium yang baik. Susu ibu hamil seringkali mengandung nutrisi lain, seperti vitamin D, asam folat dan yodium, selain kalsium. Zat gizi tambahan ini sangat dibutuhkan ibu dan janin untuk menjaga dan memenuhi kebutuhan gizinya di dalam kandungan.

Nutrisi Wajib Dalam Susu Ibu Hamil

  1. Kalsium

Wanita di atas usia 19 tahun membutuhkan 1.000 mg kalsium setiap hari. Wanita di bawah usia 18 tahun dan bagi mereka yang sedang hamil atau menyusui maka membutuhkan tambahan kalsium, yaitu 1.200 mg per hari.

Kalsium dibutuhkan untuk mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis, serta membantu ibu hamil membangun tulangnya sendiri. Kalsium bermanfaat bagi janin selain ibu hamil. Kalsium memiliki sejumlah manfaat bagi janin, antara lain:

  • Membantu pertumbuhan jantung
  • Pertahankan detak jantung yang teratur.
  • Membantu pembekuan darah
  • Membantu membangun gigi dan tulang yang sehat.
  • Kalsium membantu dalam pertumbuhan saraf dan otot

Kalsium umumnya ditemukan dalam susu ibu hamil. Sekitar 300 mg kalsium dapat ditemukan dalam secangkir susu skim. Nutrisi ini juga bisa didapatkan dari produk susu seperti yogurt dan keju. Selain dairy product, Anda dapat menemukan nutrisi ini dalam berbagai makanan, termasuk sarden, kangkung, dan bok choy.

Baca Juga : 13 Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil, Enak Dan Penuh Nutrisi!

  1. Asam Folat

Asam folat bertanggung jawab untuk membantu produksi darah dan protein yang membentuk materi genetik, serta untuk meningkatkan aktivitas enzim pada wanita hamil. Asam folat juga membantu menjaga perkembangan sistem saraf janin.

Selama kehamilan, ibu hamil dianjurkan untuk meningkatkan konsumsi asam folat. Asam folat sangat penting selama trimester pertama kehamilan ketika otak dan sistem saraf janin sedang terbentuk dan berkembang pesat.

Kacang-kacangan, sayuran hijau seperti bayam dan brokoli, dan buah-buahan hijau atau kuning seperti jeruk dan pepaya adalah sumber asam folat yang baik. Asam folat juga ditemukan dalam susu ibu hamil dan suplemen prenatal, selain makanan.

  1. Konsumsi Protein

Protein merupakan salah satu nutrisi terpenting bagi ibu hamil. Protein adalah bahan pembangun sel dan jaringan janin, serta sintesis sel darah merah untuk ibu dan janin. Selama kehamilan, asupan protein harian disarankan 60-90 gram.

Susu dan makanan olahan seperti keju, mentega, dan yogurt adalah sumber protein yang baik. Daging, ikan, telur, dan kacang pohon seperti kedelai juga merupakan sumber protein yang efektif untuk ibu hamil.

  1. Vitamin D

Vitamin D membantu tubuh menyeimbangkan kadar kalsium dan fosfat. Akibatnya, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan kekurangan kedua mineral ini. Nutrisi ini juga dapat membantu mencegah infeksi, diabetes, kehamilan, dan beberapa jenis kanker.

Secara alami nutrisi ini dibuat oleh tubuh sebagai hasil dari paparan sinar matahari. Anda bisa berjemur selama 10-20 menit di pagi hari, meskipun disarankan untuk melakukannya hanya sampai jam 10 pagi.

Susu ibu hamil seringkali dilengkapi dengan vitamin D. Vitamin ini dibutuhkan ibu hamil dalam jumlah 600 IU per hari. Anda bisa mendapatkan setidaknya 100 IU vitamin D dari secangkir susu ibu hamil pada umumnya.

  1. Yodium

Orang dewasa membutuhkan 150 mikrogram yodium per hari, sedangkan wanita hamil membutuhkan 220 mikrogram. Yodium dapat hadir dalam garam beryodium dan, dalam banyak kasus, dalam susu ibu hamil. Kekurangan yodium pada ibu hamil dipercaya dapat mengganggu perkembangan otak janin. Hal ini berpotensi menurunkan IQ anak.

Baca Juga : 10 Tanda Awal Kehamilan Yang Jarang Diketahui Orang, Yuk Simak!

Rekomendasi Susu Ibu Hamil

susu ibu hamil

Selain memastikan susu mengandung nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil, ibu hamil juga disarankan mengonsumsi susu pasteurisasi. Sedangkan untuk susu yang tidak dipasteurisasi, seperti susu sapi mentah, dapat mengandung mikroorganisme berbahaya. Prosedur pasteurisasi menggunakan suhu tinggi untuk membunuh bakteri berbahaya, tetapi tidak merusak nilai gizi susu yang berharga.

Jika ibu hamil menelan susu yang terinfeksi kuman seperti Listeria, Salmonella atau E.coli, mereka berisiko terkena penyakit serius. Mikroorganisme ini berpotensi menyebabkan kematian janin, lahir mati atau keguguran. Sebelum membeli susu untuk ibu hamil, selalu periksa informasi nutrisi pada kemasannya.

Demikian penjelasan mengenai Jangan Asal Beli Susu Ibu Hamil! Berikut 5 Nutrisi Yang Harus Ada. Alangkah lebih baik jika Anda bisa mengkonsultasikan terlebih dahulu produk susu yang baik dan sesuai kesehatan Anda pada dokter. Namun, bila Anda tidak memiliki keluhan apapun, produk susu khusus ibu hamil yang beredar dipasaran akan aman dikonsumsi.

Tags: #susu ibu hamil #susu ibu hamil yang bagus untuk perkembangan janin

Rumah Sakit Container