Kenali 6 Jenis Penyakit Lambung, Berikut Penyebab Dan Gejalanya!

80 views

Kenali 6 Jenis Penyakit Lambung, Berikut Penyebab Dan Gejalanya!

Setiap penyakit yang mempengaruhi fungsi alami lambung diklasifikasikan sebagai penyakit lambung. Makanan dan cairan disimpan dan dipecah di perut sebelum dikirim ke organ lain untuk diproses lebih lanjut. Organ ini terletak di bawah hati dan dekat limpa di bagian kiri atas perut.

Jika tidak diobati, berbagai penyakit perut dapat menyebabkan komplikasi. Gangguan pada lambung dan organ terkait dapat menyebabkan berbagai penyakit lambung. Karena perut memainkan peran penting dalam pencernaan, penting untuk waspada terhadap berbagai penyakit lambung.

Dengan pengobatan yang tepat, berbagai penyakit lambung dapat diatasi. Gejala berbagai penyakit gastrointestinal ini bisa serupa. Ada beberapa bentuk penyakit perut yang tercantum di bawah ini.

  1. Gastritis

Gastritis adalah suatu bentuk penyakit lambung yang disebabkan oleh peradangan pada selaput pelindung lambung. Gastritis adalah suatu kondisi yang dapat bersifat akut dan kronis. Gastritis akut ditandai dengan respon inflamasi yang cepat dan kuat. Gastritis kronis, di sisi lain, ditandai dengan peradangan jangka panjang yang, jika tidak diobati, dapat berlangsung selama bertahun-tahun.

Melemahnya lapisan pelindung lambung, yang memungkinkan cairan pencernaan merusaknya, adalah penyebab gastritis. Gastritis lebih mungkin terjadi jika lapisan perut lemah atau terluka. Gastritis juga dapat disebabkan oleh infeksi bakteri pada saluran pencernaan. Helicobacter pylori adalah infeksi bakteri paling umum yang menyebabkannya. Mual, muntah, rasa penuh di perut bagian atas, terutama setelah makan, dan gangguan pencernaan adalah gejala yang paling umum.

  1. Dispepsia

Dispepsia, sering dikenal sebagai gangguan pencernaan, adalah jenis gangguan pencernaan yang menyebabkan ketidaknyamanan atau rasa sakit di perut bagian atas, biasanya setelah makan atau minum. Salah satu penyakit gastrointestinal yang paling sering terjadi adalah dispepsia.

Gaya hidup atau kebiasaan makan, keadaan medis, atau penggunaan obat-obatan tertentu semuanya dapat berkontribusi pada dispepsia. Dispepsia bisa menjadi pertanda sejumlah penyakit, termasuk GERD, kanker perut, obesitas, batu empedu, penyakit hati, pankreatitis, dan masalah pencernaan lainnya. Dispepsia dapat disebabkan oleh tukak lambung atau refluks asam.

Penyakit Lambung

  1. GERD

Refluks asam konstan menyebabkan penyakit refluks gastroesofageal (GERD). Ketika isi lambung seperti makanan, asam atau empedu naik ke kerongkongan, itu disebut refluks asam. Setiap orang mungkin telah memperhatikan peningkatan asam lambung. Penyakit refluks gastroesofagus didiagnosis ketika asam lambung meningkat dua kali atau lebih per minggu (GERD).

Makan terlalu banyak, berbaring setelah makan, atau makan makanan tertentu dapat menyebabkan peningkatan asam lambung. Tekanan di leher, sakit perut, rasa pahit di mulut, muntah, masalah pernapasan, dan batuk kronis adalah gejala GERD.

  1. Gastroparesis

Kondisi gastroparesis terjadi ketika perut membutuhkan waktu lama untuk kosong. Meskipun penyebab spesifik gastroparesis tidak diketahui, hal ini diduga terkait dengan gangguan sinyal saraf di perut. Makanan dapat berjalan melalui perut terlalu lambat jika saraf perut rusak karena beberapa alasan.

Gejala gastroparesis dapat berkisar dari ringan hingga berat. Mual, muntah, rasa cepat kenyang dan pengosongan perut yang lambat adalah beberapa gejala penyakit ini.

  1. Sakit Maag

Ketika lapisan lambung terluka, tukak lambung berkembang. Ketika lapisan lendir tebal yang melindungi lambung dari cairan pencernaan berkurang, tukak lambung berkembang. Hal ini memungkinkan jaringan lapisan perut untuk dimakan oleh asam pencernaan.

Ulkus lambung mudah diobati, tetapi jika tidak ditangani dengan benar bisa menjadi serius. Infeksi bakteri Helicobacter pylori, serta penggunaan jangka panjang obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti aspirin, ibuprofen, atau naproxen, hampir selalu menyebabkan tukak lambung. Ulkus peptikum terkait dengan sejumlah gejala.

Tingkat keparahan gejala ditentukan oleh tingkat keparahan cedera. Rasa terbakar atau tidak nyaman di tengah perut antara dada dan pusar adalah gejala yang paling umum. Saat perut kosong, ketidaknyamanan biasanya lebih akut dan dapat berlangsung dari beberapa menit hingga berjam-jam.

  1. Kanker Perut

Kanker perut juga dikenal sebagai kanker perut. Kanker perut biasanya berkembang dalam jangka waktu yang lama. Proliferasi sel kanker di lapisan perut menjadi ciri kanker perut. Dalam kebanyakan kasus, itu dimulai di lapisan terdalam dari lapisan perut. Kanker perut biasanya berkembang ketika sel-sel sehat di saluran pencernaan bagian atas menjadi ganas dan berkembang biak tak terkendali, menyebabkan tumor. Limfoma, infeksi H. pylori, tumor di daerah lain dari sistem pencernaan, dan polip lambung adalah semua faktor yang dapat menyebabkan kanker perut.

Karena kebanyakan orang tidak memiliki gejala pada tahap awal keganasan ini, sulit untuk mengidentifikasi. Karena kurangnya gejala awal, kanker perut sering diidentifikasi setelah menyebar ke area lain di tubuh. Ini membuat perawatan lebih menantang.

Demikianlah penjelasan mengenai Penyebab Dan Gejala Dari 6 Jenis Penyakit Lambung. Apabila kondisi Anda semakin memburuk dan tak kunjung membaik setelah meminum obat, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan khusus.

Tags: #gejala lambung #Gerd #Maag #Penyakit Lambung #Sakit Lambung

banner 300x280