Mengenal Penyakit Lupus Serta 10 Gejala Yang Sering Terjadi Pada Wanita

75 views

Mengenal Penyakit Lupus Serta 10 Gejala Yang Sering Terjadi Pada Wanita

Terlepas dari kenyataan bahwa penyakit lupus dapat menyerang pria dan wanita, Women's Health melaporkan bahwa 90% penderita lupus adalah wanita. Lebih buruk lagi, banyak wanita di usia reproduksi mereka yang terkena lupus. Lupus adalah penyakit autoimun yang hingga saat ini belum ada obatnya.

Mengenal Penyakit Lupus

Lupus merupakan penyakit autoimun sistemik yang mengakibatkan sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ tubuh itu sendiri. Karena tanda dan gejala terjadi dalam jangka waktu yang lama, seperti enam minggu atau bahkan bertahun-tahun, penyakit ini disebut kronis.

Sistem kekebalan bekerja buruk pada lupus. Sistem kekebalan pada penderita lupus tidak dapat membedakan antara penyusup asing dari luar dan jaringan sehat. Akibatnya, antibodi yang dirancang untuk melawan mikroorganisme penyebab penyakit menyerang dan membunuh jaringan tubuh yang sehat.

Peradangan, nyeri dan kerusakan di banyak bagian tubuh adalah gejala penyakit ini. Penyakit Lupus dapat membuat sistem fisiologi manusia rusak seperti pada bagian sendi, kulit, ginjal, otak, jantung, sel darah. 

4 Jenis Penyakit Lupus

Menurut Lupus Foundation of America, ada empat bentuk utama lupus, yang dikenal sebagai "penyakit seribu wajah". Jenis-jenis lupus yang dimaksud tercantum di bawah ini.

  1. Systemic lupus erythematosus

Jenis ini adalah penyakit lupus yang paling umum terjadi. Penyakit autoimun ini mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Tanda dan gejalanya bisa sedang atau berat. Kondisi ini biasanya mempengaruhi banyak organ utama, termasuk ginjal, sistem saraf, dan otak, serta jantung. Akibatnya, lupus sistemik lebih parah daripada bentuk lupus lainnya.

  1. Cutaneous lupus erythematosus

Lupus hanya menginfeksi kulit pada jenis ini. Akibatnya, mereka yang terkena gangguan ini akan mengalami ruam. Ruam yang biasanya terjadi adalah ruam diskoid, ditandai dengan kulit bersisik, merah dan tidak gatal.

Ruam pada tulang pipi dan pangkal hidung juga umum terjadi pada lupus jenis ini. Karena menyerupai kupu-kupu, kondisi ini disebut ruam.

Ruam dan lesi lainnya juga dapat terbentuk di wajah, bibir, hidung, vagina, leher, atau kulit kepala, terutama di tempat yang terkena sinar matahari. Rambut rontok dan perubahan warna kulit adalah tanda-tanda tambahan dari jenis lupus ini.

  1. Lupus erythematosus akibat obat

Obat-obatan tertentu sering bertanggung jawab untuk jenis penyakit radang kronis ini. Gejala lupus yang ditimbulkan oleh obat ini umumnya sebanding dengan gejala lupus sistemik, namun organ utama jarang terpengaruh.

Pria paling sering terkena lupus jenis ini. Namun, tidak semua orang yang mengonsumsi obat ini akan menderita lupus. Ketika terapi ini dihentikan, gejala seperti lupus biasanya hilang dalam waktu enam bulan.

  1. Lupus neonatal

Jenis lupus ini adalah kejadian langka yang menyerang wanita muda. Antibodi ibu sering mempengaruhi bayi dalam kandungan, menyebabkan penyakit ini. Bayi akan mengalami ruam, masalah hati, atau jumlah sel darah yang rendah saat lahir.

Namun, setelah beberapa bulan, gejala tersebut biasanya hilang sama sekali. Lupus neonatal dapat menyebabkan kelainan jantung yang signifikan pada beberapa bayi baru lahir. Dokter dapat membantu mengungkap kekhawatiran ibu dengan pemeriksaan yang benar sehingga bayi dapat ditangani sebelum melahirkan.

Penyebab Penyakit Autoimun

Penyakit ini sering disebabkan oleh berbagai kondisi, termasuk yang tercantum di bawah ini, serta disebabkan oleh kerusakan sistem kekebalan tubuh.

  • Sinar matahari

Pada orang yang rentan, paparannya dapat menyebabkan reaksi di tubuh mereka.

  • Infeksi

Pada beberapa orang, infeksi dapat menyebabkan lupus atau gejalanya.

  • Obat-Obatan

Beberapa obat dapat menyebabkan penyakit lupus. Ketika Anda berhenti menggunakan obat, gejala Anda biasanya membaik.

Penyakit Lupus

Kenali Tanda Dan Gejalannya

Semakin dini penyakit ini dikenali, semakin cepat dan berhasil berbagai gejala dapat diobati. Lupus, di sisi lain, bisa sulit untuk diidentifikasi karena tanda dan gejalanya sering disalah artikan sebagai penyakit lain. Berikut adalah beberapa gejala lupus yang harus diwaspadai.

  1. Ruam yang menyerupai kupu-kupu di wajah

Ruam pada wajah adalah gejala lupus yang pertama dan paling umum pada wanita. Ruam biasanya berbentuk kupu-kupu, memanjang dari tulang hidung melalui pipi dan rahang. Ruam kupu-kupu adalah nama untuk jenis ruam ini. Ini biasanya karena sensitivitas kulit terhadap cahaya.

  1. Nyeri otot dan sendi

Nyeri otot dan persendian sering timbul di pagi hari segera setelah Anda bangun tidur. Sendi membengkak dan terasa kaku, serta nyeri. Pergelangan tangan, buku-buku jari dan jari adalah tempat yang paling sering terkena. Lupus biasanya hanya mempengaruhi satu sisi tangan pada satu waktu.

Juga, tidak seperti rematik, pembengkakan dan ketidaknyamanan ini cenderung datang dan pergi, bukannya semakin parah dari hari ke hari.

  1. Rasa tidak nyaman di dada

Selaput yang melapisi paru-paru dan jantung bisa meradang karena lupus. Akibatnya, penderita lupus akan mengalami nyeri dada dan sesak napas.

  1. Penyakit lupus membuat penderita mudah lelah

Lupus adalah suatu kondisi yang dapat menyebabkan sel-sel darah tidak berfungsi. Anemia dapat disebabkan oleh jumlah sel darah putih yang rendah, jumlah trombosit yang rendah, atau jumlah sel darah merah yang rendah, misalnya. Akibatnya, tubuh mudah lelah dan kurang bersemangat serta banyak organ tubuh yang tidak bekerja secara optimal.

  1. Masalah ginjal

Ginjal merupakan salah satu organ dalam tubuh yang bisa meradang akibat penyakit lupus. Para ahli percaya ini ada hubungannya dengan sel antibodi, yang dirancang untuk melindungi tubuh daripada menyerangnya, termasuk ginjal. Ginjal bisa rusak permanen akibat penyakit ini.

Kenaikan berat badan, pergelangan kaki bengkak, tekanan darah tinggi, dan gangguan fungsi ginjal adalah beberapa tanda penyakit lupus yang menyebabkan gangguan ginjal.

  1. Penyakit mental dan fungsi kognitif

Sistem saraf pusat akan terganggu jika seseorang mengidap lupus. Penyakit ini menyebabkan berbagai masalah mental, termasuk keputusasaan, kekhawatiran, teror, dan kebingungan irasional.

Tidak hanya itu, lupus juga dapat merusak otak, menyebabkan kejang dan kehilangan ingatan sementara. Jika Anda mengalami ini bersama dengan gejala lupus lainnya, segera temui dokter untuk mencari tahu apa yang terjadi.

  1. Demam

Demam di atas 38 derajat Celcius sering terjadi pada penderita lupus. Ini terjadi karena reaksi tubuh terhadap peradangan dan infeksi.

Akibatnya, suhu tubuh akan naik di atas normal. Jika demam berlanjut selama beberapa hari, Anda harus segera menemui dokter untuk mendapatkan diagnosis yang benar.

  1. Penurunan berat badan yang terjadi secara tiba-tiba

Penurunan berat badan yang terjadi secara tiba-tiba dan tanpa alasan yang jelas dapat mengindikasikan penyakit serius. Hal ini disebabkan oleh sistem kekebalan yang melemah pada lupus, yang mempengaruhi tiroid dan berbagai hormon.

Akibatnya, Anda bisa kehilangan beberapa kilogram karena kehabisan udara.

  1. Rambut menipis

Akibat peradangan pada kulit kepala, penipisan rambut merupakan salah satu gejala penyakit lupus pada wanita. Tingkat tiroid yang terlalu rendah, umumnya dikenal sebagai hipotiroidisme, biasanya menjadi penyebabnya.

Akibatnya, kerugian mulai terjadi secara bertahap. Rambut juga cenderung menjadi lebih rapuh dan lebih rentan patah.

  1. Sariawan

Salah satu tanda awal penyakit lupus adalah munculnya sariawan. Luka biasanya muncul di langit-langit mulut, gusi, bagian dalam pipi, dan bibir. Luka ini tidak selalu menyakitkan dan juga bisa disertai mulut kering.

Namun, tidak semua orang dengan lupus akan memiliki sepuluh gejala yang disebutkan di atas. Ada kemungkinan bahwa beberapa orang hanya memiliki satu atau dua gejala. Akibatnya, sulit untuk menggunakan gejala-gejala ini sebagai pedoman yang ketat.

Yang paling penting adalah menyadari kebutuhan tubuh Anda. Jika Anda memiliki berbagai gejala tidak biasa yang muncul tanpa penjelasan yang jelas, jangan ragu untuk menghubungi dokter.

Autoimun

Faktor Risiko Penyakit Lupus

Ada sejumlah alasan yang membuat beberapa orang lebih rentan terhadap lupus daripada yang lain.

  • Jenis

Wanita lebih mungkin dibandingkan pria untuk memiliki penyakit inflamasi kronis ini.

  • Usia

Meskipun dapat mempengaruhi orang-orang dari segala usia, ini lebih sering terjadi pada orang berusia antara 15 dan 45 tahun.

  • Ras

Wanita Hispanik, Asia, dan penduduk asli Amerika lebih mungkin mengalami kondisi ini.

  • Faktor keturunan

Orang dengan lupus dalam keluarga mereka lebih mungkin untuk mengembangkan kondisi tersebut.

Demikianlah penjelasan mengenai Penyakit Lupus Serta 10 Gejala Yang Sering Terjadi Pada Wanita. Segera berkonsultasi pada dokter apabila Anda mengalami gejala yang mencurigakan. Hal ini baik dilakukan untuk mendapatkan perawatan dini untuk mencegah kemungkinan yang buruk.

Tags: #Autoimun #Gejala Lupus #Penyakit Lupus #Tanda Penyakit Lupus

banner 300x280