Infeksi Kandung Kemih : Penyebab, Gejala Serta Pengobatannya 

117 views

Infeksi Kandung Kemih : Penyebab, Gejala Serta Pengobatannya

Infeksi kandung kemih merupakan penyakit yang menyerang kandung kemih. Gejala umum dari kondisi ini termasuk buang air kecil lebih sering, nyeri saat buang air kecil, dan urin berdarah. Salah satu jenis infeksi saluran kemih yang paling umum adalah cystitis, juga dikenal sebagai infeksi kandung kemih. 

Wanita lebih rentan terkena serangan penyakit ini dibandingkan pria. Hal ini disebabkan saluran kemih wanita lebih pendek, yang memanjang dari kandung kemih ke uretra di luar tubuh. Uretra dan anus juga lebih dekat satu sama lain. Jika diobati dengan cepat, infeksi kandung kemih jarang menyebabkan komplikasi. 

Namun, jika infeksi kandung kemih tidak diobati untuk waktu yang lama, mereka dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius, seperti infeksi ginjal dan urin berdarah (hematuria).

Penyebab Infeksi Kandung Kemih

penyebab infeksi kandung kemih

Ketika bakteri dari luar masuk ke saluran kemih melalui uretra dan mulai berkembang biak, infeksi kandung kemih biasanya terjadi. Infeksi bakteri Escherichia coli adalah penyebab paling umum dari penyakit ini.

Faktanya, bakteri E. coli yang tidak berbahaya adalah bagian normal dari sistem pencernaan. Namun, jika bakteri ini masuk ke kandung kemih, mereka dapat menyebabkan peradangan. Bakteri E.coli dapat masuk ke kandung kemih dengan beberapa cara, antara lain:

  • Setelah buang air kecil, basuh anus dari belakang ke depan.
  • Penggunaan kontrasepsi tipe diafragma
  • Penggunaan jangka panjang dari kateter urin
  • Aktivitas seks aktif, terutama dengan wanita
  • Berbagai jenis infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) diklasifikasikan menjadi dua kategori berdasarkan bagian yang terinfeksi, yaitu:

  • ISK bagian atas adalah infeksi yang mempengaruhi ginjal dan ureter, dua organ yang terletak sebelum kandung kemih.
  • ISK bagian bawah, juga dikenal sebagai infeksi kandung kemih dan uretra, adalah jenis infeksi kandung kemih.

ISK bagian atas lebih berisiko dan perlu segera diobati. pengobatan ginjal berpotensi menyebar luas ke seluruh tubuh jika tidak ditangani dengan tepat.

Faktor Resiko

Ada unsur lain yang meningkatkan resiko seseorang terkena infeksi kandung kemih selain infeksi bakteri, yaitu:

  • Perubahan hormon yang disebabkan oleh menopause atau kehamilan
  • Menggunakan obat kemoterapi seperti ifosfamide dan siklofosfamid
  • Prosedur medis seperti operasi kandung kemih atau terapi radiasi panggul
  • Berbagai penyakit, seperti pembesaran prostat dan batu kandung kemih, dapat menyebabkan gangguan aliran urin.
  • Sistem kekebalan yang lemah, termasuk yang disebabkan oleh kemoterapi, HIV dan diabetes
  • Iritasi yang disebabkan oleh spermisida atau bahan kimia dalam sabun

Gejala Infeksi Kandung Kemih

gejala infeksi kandung kemih

Tanda-tanda infeksi kandung kemih dapat bervariasi tergantung pada usia pasien. Orang dewasa mungkin mengalami tanda-tanda infeksi kandung kemih berikut:

  • Saat buang air kecil, mungkin ada rasa sakit atau terbakar.
  • Peningkatan buang air kecil, tetapi hanya sedikit urin yang diproduksi
  • Sepertinya tidak lengkap saat buang air kecil (anyang-anyangan)
  • Ketidaknyamanan di panggul dan perut bagian bawah
  • Urin berwarna gelap dan mengeluarkan aroma tak sedap
  • Urin merah (hematuria)
  • Demam

Sementara itu, berikut ini adalah tanda-tanda infeksi kandung kemih pada anak:

  • Demam 
  • Sering mengompol di siang hari
  • Badan gampang lelah
  • Nafsu makan berkurang
  • Rewel
  • Muntah

Anak yang mengalami infeksi kandung kemih terkadang juga mengeluhkan gejala seperti orang dewasa seperti nyeri saat buang air kecil dan nyeri perut.

Baca Juga :

Pengobatan dan Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

Antibiotik digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih. Untuk memastikan jenis antibiotik yang diresepkan sesuai dengan kondisi pasien, dokter akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Perawatan harus diberikan di rumah sakit, terutama untuk pasien dengan penyakit berat. Setelah pasien sembuh, gejala ISK yang sebelumnya dialami biasanya hilang. 

Alkohol dan kafein harus dihindari sampai infeksi sembuh. Untuk menghilangkan rasa sakit, Anda dapat mengompres air hangat ke perut bagian bawah atau rendam selama 15-20 menit dalam air hangat. Jangan melakukan aktivitas seksual sampai infeksi benar-benar sembuh.

Pencegahan dapat dimulai dengan rutin mengganti pakaian dalam Anda setiap hari dan kenakan celana dalam berbahan katun. Jadikan rutinitas untuk buang air kecil baik sebelum maupun sesudah berhubungan seks. 

Disamping itu, biasakan membersihkan area genital setelah buang air kecil atau besar dari depan ke belakang. Minum banyak air juga dapat membantu mencegah infeksi saluran kemih dengan memastikan bahwa setiap bakteri yang mungkin masuk ke saluran kemih selalu dihilangkan dengan urin. 

Demikianlah informasi seputar Infeksi Kandung Kemih : Penyebab, Gejala Serta Pengobatannya. Semoga bermanfaat.

Tags: #infeksi kandung kemih #pengobatan infeksi kandung kemih #penyebab infeksi kandung kemih

Rumah Sakit Container