2 Tanda Dan Gejala Penyakit Epilepsi Serta Pengobatan

37 views

2 Tanda Dan Gejala Penyakit Epilepsi Serta Pengobatan

Penyakit epilepsi dalam istilah awam adalah suatu kondisi yang ditandai dengan kelainan pada sistem saraf pusat. Sangat penting untuk mengenali tanda dan gejala epilepsi sehingga dapat diobati dengan cepat dan efektif.

Epilepsi adalah gangguan neurologis di mana aktivitas otak yang menyimpang menyebabkan kejang, perilaku atau sensasi aneh, dan bahkan kehilangan kesadaran.

Tanda dan Gejala Penyakit Epilepsi

Gejala penyakit epilepsi yang paling umum adalah kejang. Namun, tergantung pada jenis kejangnya serti pasien yang mengalaminya.

  1. Kejang parsial (Fokal)

Kejang sadar terfokus dan kejang tidak sadar fokal adalah dua bentuk kejang. Tidak ada kehilangan kesadaran dengan kejang fokal sadar. Berikut ini adalah beberapa gejala epilepsi dengan kejang fokal:

  1. Perubahan rasa, penciuman, penglihatan, pendengaran atau sentuhan.
  2. Kepala tidak stabil
  3. Sensasi kesemutan dan kedutan pada anggota badan

Kehilangan kesadaran atau pingsan adalah contoh kejang fokal tidak sadar. Lalu ada berbagai tanda dan gejala, seperti:

  1. Tatapan mata kosong
  2. Tidak responsif
  3. Eksekusi gerakan berulang
  4. Kejang Umum

Kejang umum adalah gejala penyakit epilepsi yang menyerang semua bagian otak. Ada enam bentuk kejang umum, berikut penjelasannya:

  • Absence seizures (Kejang Absen)

Ini lebih sering terjadi pada anak-anak. Pasien biasanya menatap dengan atau tanpa gerakan tubuh, seperti mengedipkan mata atau mengerucutkan bibir.

  •  Tonic seizures (Kejang Tonik)

Otot yang kaku memiliki ciri-ciri tertentu yang dapat mempengaruhi kesadaran seseorang. Otot-otot punggung, lengan dan kaki semuanya terpengaruh

  • Atonic seizures (Kejang Atonik)

Pasien kehilangan kontrol otot karena gejala epilepsi ini. Pasien mungkin pingsan atau pingsan secara tidak terduga.

  • Clonic seizures (Kejang Klonik)

Gerakan otot tersentak-sentak berulang atau berirama terkait dengan kejang. Bagian tubuh yang terkena termasuk leher, wajah dan lengan.

  • Myoclonic seizures (Kejang Mioklonik)

Sensasinya berupa hentakan atau kedutan yang mengenai tubuh bagian atas, lengan dan kaki.

  • Tonic-clonic seizures (Kejang Tonik-Klonik)

Ini adalah tanda penyakit epilepsi yang paling terlihat. Tubuh pasien menegang, berkontraksi dan bergetar dan dia mungkin tiba-tiba kehilangan kesadaran. Pasien mungkin kehilangan kontrol kandung kemih atau menggigit lidah mereka selama kejang jenis ini.

Baca Juga : Waspada Varian Omicron BA.4, Indonesia Untung Kena Delta!

Pengobatan Penyakit Epilepsi

penyakit epilepsi

Kebanyakan kejang tidak memerlukan perhatian medis segera. Anda tidak dapat menghentikan serangan setelah dimulai. Jika Anda bertemu dengan seseorang yang mengalami gejala epilepsi seperti kejang, lakukan hal berikut:

  1. Tetap bersama individu sampai krisis berakhir. Ketika korban bangun, bawa mereka ke tempat yang aman dan beritahu mereka apa yang terjadi.
  2. Tetap tenang saat mencoba menenangkannya.

Jika orang tersebut mengalami kejang tonik-klonik dengan sentakan atau tremor yang tidak terkendali, lakukan hal berikut:

  1. Tempatkan individu di tanah atau lantai.
  2. Putar perlahan tubuhnya ke samping untuk memudahkannya bernapas.
  3. Jauhkan benda-benda berbahaya dari jangkauan.
  4. Gunakan sesuatu seperti bantal di bawah kepala.
  5. Lepaskan kacamata.
  6. Lepaskan semua pakaian atau aksesori yang menghalangi pernapasan.
  7. Jika kejang berlangsung lebih dari lima menit, hubungi bantuan medis.

Sangat penting bahwa Anda tidak:

  1. Menolak gerakan orang yang kejang.
  2. Masukkan apa saja, termasuk peralatan makan, ke dalam mulut Anda.
  3. Jika korban penyerangan tidak sepenuhnya sadar, berikan makanan atau air.

Baca Juga : Mengenal Kanker Serviks Penyebab dr Lois Owien Meninggal

Mencegah Epilepsi

pencegahan penyakit epilepsi

Ada berbagai tindakan untuk menghindari kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan epilepsi, antara lain:

  • Saat mengendarai sepeda motor, gunakan helm, dan saat mengendarai mobil, gunakan sabuk pengaman.
  • Makan makanan yang bergizi dan seimbang
  • Tidak merokok
  • Imunisasi
  • Tangan harus dicuci sebelum dan sesudah menyiapkan makanan
  • Untuk mengurangi risiko epilepsi pada anak, seringlah berkonsultasi pada dokter

Nah, itu dia 2 Tanda Dan Gejala Penyakit Epilepsi Serta Pengobatan yang harus Anda pahami jika memiliki keluarga atau kerabat yang menderita gejala ini. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan. Namun, ada obat yang tersedia untuk membantu mengurangi frekuensi kejang. Jika obat tidak bekerja, dokter mungkin menyarankan operasi.

Orang dengan kondisi medis tertentu dapat mengurangi risiko tertular epilepsi dengan makan makanan seimbang, berolahraga secara teratur, dan tidak merokok. Sementara itu, pemeriksaan kandungan secara rutin dapat meminimalkan risiko epilepsi pada bayi hamil. Awasi tanda-tanda epilepsi dan dapatkan perawatan sesegera mungkin.

Tags: #epilepsi #pencegahan epilepsi #penyakit epilepsi

Rumah Sakit Container